Pemerintah RI Siapkan 500 Rumah Layak Korban Bencana

Hunian sementara berfasilitas lengkap disiapkan untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

 

Jakarta — Pemerintah RI memastikan penyediaan hunian layak bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berjalan. Sekretariat Kabinet bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan 500 unit rumah korban bencana siap huni dapat digunakan mulai pekan ini sebagai hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa hunian darurat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kehidupan dasar. Fasilitas yang disediakan meliputi listrik, sanitasi air bersih, rumah ibadah, hingga akses internet atau jaringan WiFi.

“Kami memastikan 500 unit pertama selesai dalam minggu ini dan dilengkapi dengan sanitasi air bersih, rumah ibadah, listrik, jaringan WiFi, serta fasilitas ramah anak,” ujar Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Minggu (28/12/2025).

Melansir CNBC Indonesia, Penyelesaian 500 unit hunian sementara ini merupakan tahap awal dari program percepatan penyediaan tempat tinggal layak bagi korban bencana banjir dan longsor. Pemerintah menargetkan pembangunan hunian dapat dilakukan secara cepat agar masyarakat terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan manusiawi.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui BPI Danantara menargetkan pembangunan 15.000 unit rumah dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.

“Danantara sudah memulai pembangunan 15.000 unit rumah dari BUMN. Seluruhnya ditargetkan rampung dalam tiga bulan,” kata Teddy.

Dalam proses pembangunan, pemerintah menerapkan kriteria ketat dalam pemilihan lokasi hunian sementara maupun hunian tetap. Lokasi yang dipilih dipastikan berada di luar zona rawan bencana, namun tetap memiliki akses yang memadai ke jalan utama, fasilitas umum, serta pusat aktivitas ekonomi warga.

BACA JUGA  PT Wajib Usaha Mix Turunkan Alat Berat Bantu Pascabanjir

Selain BPI Danantara, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga turut berperan dalam penyediaan hunian bagi korban bencana. Hingga saat ini, Kementerian PKP telah merampungkan pembangunan 2.500 unit hunian tetap tahap pertama di tiga provinsi terdampak. Pembangunan tahap kedua dijadwalkan mulai dilanjutkan pada pekan depan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mendukung upaya penanganan darurat dengan menyediakan 4.500 unit rumah korban bencana sementara yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemerintah menegaskan bahwa percepatan pembangunan hunian ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana, tidak hanya untuk menjamin tempat tinggal yang layak, tetapi juga untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak secara berkelanjutan.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *