Gempa bumi terjadi 27 kilometer barat laut Kutacane dengan kedalaman 117 kilometer, BMKG pastikan aman.
Aceh Tenggara — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Aceh Tenggara pada Kamis (1/1/2026) malam. Gempa tercatat terjadi pada pukul 20.10 WIB dan dirasakan lemah oleh sebagian warga di sekitar Kutacane.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 27 kilometer barat laut Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. Gempa tersebut memiliki kedalaman 117 kilometer.
BMKG menyampaikan informasi gempa melalui rilis cepat yang menekankan bahwa data awal masih bersifat sementara dan dapat mengalami pembaruan seiring masuknya data lanjutan dari jaringan pemantauan seismik.
“Gempa Mag: 2.3, 01-Jan-2026 20:10:07 WIB, lokasi 3.59 Lintang Utara dan 97.58 Bujur Timur atau 27 kilometer barat laut Kutacane, Aceh Tenggara, dengan kedalaman 117 kilometer,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, dikutip dari CNBC Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Aktivitas masyarakat dilaporkan tetap berjalan normal, dan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG dan pemerintah daerah.
Aceh sendiri merupakan wilayah yang berada di jalur seismik aktif karena dilalui oleh Sesar Sumatra. Oleh karena itu, BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
BMKG menegaskan bahwa informasi awal gempa disampaikan untuk mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data dapat berubah setelah dilakukan analisis lanjutan yang lebih komprehensif.







