Seleksi terbuka Tenaga Profesional BMA 2026–2031 dilakukan transparan, berbasis kompetensi, dan tanpa pungutan biaya.
Banda Aceh — Baitul Mal Aceh (BMA) resmi membuka pendaftaran Calon Tenaga Profesional BMA 2026–2031. Rekrutmen ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya (ZIWAH) agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Pendaftaran Calon Tenaga Profesional BMA 2026–2031 dilaksanakan secara daring mulai Sabtu, 24 Januari hingga Sabtu, 31 Januari 2026, melalui laman resmi https://s.id/PendaftaranTPBMA2026. Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis Baitul Mal Aceh, seleksi ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Aceh, beragama Islam, mampu membaca Al-Qur’an, sehat jasmani dan rohani, serta berusia maksimal 55 tahun pada saat pendaftaran. Peserta juga wajib berpendidikan minimal Strata Satu (S-1) dan tidak terlibat dalam aktivitas partai politik maupun politik praktis.
Selain persyaratan umum, peserta juga harus memenuhi persyaratan khusus, di antaranya berstatus non-ASN, serta bagi lulusan dayah minimal telah menamatkan pengajian Kitab Mahalli. Panitia seleksi juga menganjurkan pelamar memiliki sertifikasi atau surat rekomendasi keahlian dari lembaga berwenang.
Adapun formasi Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh yang dibutuhkan meliputi Ahli Hukum, Tenaga ZIWAH, Teknologi Informasi, Data Analisis, Keuangan, serta Penyusunan Program dan Perencanaan. Setiap formasi memiliki standar kompetensi tersendiri, mulai dari kemampuan penyusunan regulasi dan laporan, pengelolaan data, pengembangan konten edukasi ZIWAH, hingga penyusunan laporan keuangan berbasis akuntansi syariah.
Tahapan seleksi akan dimulai dengan seleksi administrasi pada 1–4 Februari 2026, disusul ujian tulis pada 9–11 Februari 2026. Peserta yang lulus ujian tulis diwajibkan menyusun makalah atau karya tulis ilmiah sebelum mengikuti tes baca Al-Qur’an dan wawancara pada 23–26 Februari 2026. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 2 Maret 2026.
Seluruh berkas pendaftaran diunggah secara online sesuai ketentuan yang tercantum dalam pengumuman resmi. Panitia menegaskan, berkas yang tidak lengkap atau tidak sesuai persyaratan akan dinyatakan gugur secara otomatis.
Baitul Mal Aceh menegaskan bahwa proses seleksi Tenaga Profesional BMA 2026–2031 dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berlandaskan prinsip meritokrasi. Keputusan Tim Seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal seleksi, serta pengumuman hasil seleksi dapat diakses melalui website resmi Baitul Mal Aceh di http://baitulmal.acehprov.go.id.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, Baitul Mal Aceh berharap dapat menjaring sumber daya manusia yang berintegritas, kompeten, dan memiliki komitmen kuat dalam memperkuat pengelolaan ZIWAH demi kemaslahatan umat dan pembangunan Aceh yang berkelanjutan.








