Empat Siswa Aceh Raih Juara di FLS2N Nasional 2025

Aceh menorehkan prestasi melalui empat pelajar yang meraih juara pada berbagai cabang seni di FLS2N Dikmen 2025 di Jakarta.

 

 

Banda Aceh — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional Pendidikan Menengah (FLS2N Dikmen) Tingkat Nasional 2025 yang digelar pada 17–23 November di Institut Kesenian Jakarta resmi ditutup pada Sabtu (22/11/2025). Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang melalui empat siswanya yang berhasil meraih juara pada sejumlah cabang seni.

Sederet capaian itu diawali oleh Muklis Faijal, siswa SMAN 1 Takengon, yang meraih Juara 1 Menyanyi Solo Putra. Keberhasilan tersebut disusul oleh Balqis Daratunnasywa dari SMAN Modal Bangsa Aceh Besar dengan Juara 2 Jurnalistik, menunjukkan ketajaman bakat literasi peserta didik Aceh.

Pada cabang Cipta Lagu, siswa SMAN Modal Bangsa Aceh Besar, Teuku Fatih Ahmad Hasan, berhasil meraih Juara 3, sementara Shadrina Thahira dari SMAN 1 Banda Aceh melengkapi daftar prestasi dengan Juara Harapan 3 Menyanyi Solo Putri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan konsistensi para peserta didik yang sukses mengangkat nama Aceh di tingkat nasional. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti kuat bahwa siswa Aceh memiliki potensi besar dalam seni, kreativitas, dan literasi.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak Aceh mampu bersaing di tingkat nasional. Mereka bukan hanya hadir, tetapi juga tampil sebagai juara dan membawa pulang kebanggaan untuk kita semua,” ujar Murthalamuddin.

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen memperkuat pembinaan seni di sekolah sebagai bagian dari upaya mencetak generasi kreatif yang sejalan dengan visi pendidikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Dukungan berkelanjutan, kata dia, akan terus diberikan agar semakin banyak peserta didik berani tampil dan berkompetisi pada level nasional.

BACA JUGA  Ijazah Hilang Akibat Bencana? Disdik Aceh Gratiskan Penggantian

Murthalamuddin juga berharap capaian ini menjadi pemantik semangat baru bagi siswa dan sekolah di seluruh Aceh untuk terus berlatih, berkarya, dan menjadikan seni sebagai ruang ekspresi positif.

“Kami akan terus menciptakan ruang dan peluang agar lebih banyak talenta Aceh lahir dan berprestasi,” tutupnya.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *