Dana kemanusiaan senilai Rp100 juta disalurkan ke Bireuen, Lhokseumawe, dan Aceh Utara untuk membantu warga terdampak.
Banda Aceh — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Aceh kembali menegaskan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Aceh. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana internal organisasi yang melibatkan anggota IWAPI dari berbagai daerah di Indonesia.
Penyaluran bantuan kemanusiaan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Aceh dilakukan pada Rabu (25/12/2025) dan menyasar tiga kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Aceh Utara. Bantuan didistribusikan ke enam titik lokasi yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang dalam beberapa waktu terakhir.
Di Kabupaten Bireuen, bantuan disalurkan kepada warga di Kecamatan Kutablang dan kawasan Krueng Tingkeum. Sementara itu, di Kabupaten Aceh Utara, distribusi bantuan difokuskan ke wilayah Ulee Madon, Krueng Mane, dan Krueng Geukueh. Adapun di Kota Lhokseumawe, bantuan kemanusiaan diserahkan kepada masyarakat terdampak di kawasan Cot Girek dan Kandang.
Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Aceh, Mainar Novita, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tahap kedua ini merupakan hasil penggalangan dana dari anggota IWAPI Aceh yang didukung oleh IWAPI Pusat serta IWAPI dari sejumlah provinsi lain.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas perempuan pengusaha di seluruh Indonesia. Total donasi yang berhasil kami himpun mencapai Rp100 juta,” kata Mainar dalam keterangan tertulis kepada media, Ahad (29/12/2025).
Menurut Mainar, dukungan datang tidak hanya dari IWAPI Aceh, tetapi juga dari IWAPI Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, serta sejumlah donatur eksternal yang turut tergerak membantu korban banjir di Aceh. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.
Sebelumnya, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Aceh telah lebih dulu menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap pertama ke Kabupaten Pidie Jaya pada 3 Desember 2025. Wilayah tersebut tercatat sebagai salah satu daerah dengan dampak banjir bandang paling parah di Aceh.
Mainar menambahkan, hingga kini penggalangan dana masih terus dibuka. IWAPI Aceh berencana melanjutkan penyaluran bantuan tahap ketiga apabila dana yang terkumpul mencukupi, dengan fokus pada wilayah Aceh bagian tengah.
“Insya Allah, bantuan tahap selanjutnya akan kami distribusikan ke Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Di daerah tersebut, banyak anggota IWAPI Aceh yang juga terdampak langsung oleh bencana,” ujarnya.
Ia turut mengajak masyarakat dan para dermawan untuk terus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Donasi dapat disalurkan melalui Posko IWAPI Peduli di Jalan Syiah Kuala Nomor 01, Lamdingin, dekat Simpang Gano, Kota Banda Aceh, atau melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor 7279544425 atas nama DPD IWAPI Aceh.
Informasi lebih lanjut terkait penyaluran bantuan dan penggalangan dana dapat diperoleh melalui Koordinator IWAPI Peduli, Hetty (0812-6915-286) dan Cut Intan (0813-6024-6669).







