Kedai tepi tebing di Pulau Weh ini menawarkan pengalaman ngopi tenang dengan pemandangan Selat Malaka yang memukau
Sabang — Menikmati Sabang tidak selalu harus melalui aktivitas wisata bahari yang ramai. Di Pulau Weh, pengalaman wisata kini juga dapat dirasakan melalui ruang-ruang tenang yang menghadirkan suasana lebih personal. Salah satunya adalah Cup of Journey, sebuah kedai kopi yang berdiri di tepi tebing dan menawarkan pengalaman menikmati alam dari ketinggian.
Berjarak sekitar 10 menit dari pusat Kota Sabang, Cup of Journey menyuguhkan panorama langsung ke arah Selat Malaka. Dari lokasi ini, hamparan laut biru tampak membentang luas tanpa batas. Di kejauhan, siluet Pulau Klah terlihat jelas, sementara kapal-kapal yang melintas sesekali menambah dinamika visual di tengah ketenangan laut.

Daya tarik utama tempat ini tidak hanya terletak pada pemandangan alamnya, tetapi juga pada suasana yang ditawarkan. Angin laut yang berembus lembut, suara ombak yang terdengar dari bawah tebing, serta ruang terbuka tanpa sekat menciptakan atmosfer yang menenangkan. Kondisi ini membuat banyak pengunjung merasa seolah berada di ruang jeda dari rutinitas sehari-hari.
Bagi sebagian wisatawan, Cup of Journey bukan sekadar tempat menikmati minuman, melainkan ruang untuk beristirahat sejenak, berbincang santai, atau sekadar duduk diam menikmati suasana. Kehadiran tempat ini memberikan alternatif baru dalam menikmati wisata Sabang yang selama ini lebih dikenal dengan wisata bahari dan aktivitas bawah laut.
Humaira, salah seorang pelaku wisata lokal, menilai Cup of Journey mencerminkan perubahan arah pengembangan pariwisata Sabang yang semakin menekankan pada pengalaman wisata berbasis suasana. Menurut dia, wisatawan kini tidak hanya mencari destinasi untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan secara emosional.
“Di sini, wisatawan tidak hanya datang untuk melihat pemandangan, tetapi juga untuk merasakan ketenangan yang jarang ditemukan di tempat lain,” ujarnya.
Dari sisi kuliner, kedai ini menawarkan beragam pilihan minuman. Kopi susu racikan rumah menjadi salah satu menu yang paling banyak diminati pengunjung karena cita rasanya yang seimbang antara manis, pahit, dan aroma kopi yang khas. Selain itu, tersedia pula berbagai minuman non-kopi yang dapat dinikmati oleh pengunjung dengan preferensi berbeda.
Desain Cup of Journey yang sederhana namun estetik turut menjadi daya tarik tersendiri. Setiap sudut ruang dirancang terbuka dengan tetap mempertahankan kesan alami, sehingga banyak pengunjung menjadikannya sebagai latar untuk berfoto. Hal ini menjadikan tempat tersebut kerap ramai dikunjungi wisatawan, khususnya generasi muda yang mencari lokasi dengan suasana tenang dan visual menarik.
Menjelang senja, suasana di Cup of Journey berubah menjadi lebih hangat. Cahaya matahari yang perlahan tenggelam di ufuk barat menciptakan gradasi warna oranye keemasan di langit, berpadu dengan siluet laut yang tenang. Momen ini sering menjadi waktu favorit pengunjung untuk menikmati kopi sambil menyaksikan matahari terbenam.
Kehadiran Cup of Journey memperkaya ragam destinasi wisata di Sabang. Tempat ini menunjukkan bahwa pengalaman berwisata tidak selalu harus dipenuhi aktivitas yang padat, melainkan juga dapat ditemukan dalam kesederhanaan: secangkir kopi, hembusan angin laut, dan pemandangan yang terbentang luas di hadapan mata. Sebuah pengalaman yang memberi ruang untuk berhenti sejenak dan menikmati waktu dengan lebih utuh. (ADV)













