Ketua TP PKK Aceh Dukung Langsung Kontingen di FORNAS VIII NTB
Mataram — Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Usman, hadir dalam pembukaan Pekan Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Pendopo Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (26/7/2025). Kehadirannya untuk memberikan dukungan langsung kepada 168 atlet kontingen Aceh yang berlaga dalam ajang olahraga masyarakat tingkat nasional ini.
Marlina hadir bersama Plt. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati, dan Istri Ketua DPRA, Rizawati. Ketiganya menyemangati para atlet Aceh yang akan bertanding di berbagai cabang olahraga masyarakat seperti senam kreasi, panahan tradisional, pencak silat, hingga permainan rakyat.
Pembukaan FORNAS VIII dilakukan secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang didampingi sang istri, Annisa Pohan. Hadir pula Wakil Menpora Taufiq Hidayat, Ketua Umum KORMI Aidil Hakim, Staf Khusus Menko PMK Herzaky Mahendra Putra, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
Dalam sambutannya, AHY menekankan pentingnya olahraga masyarakat sebagai sarana mempererat persatuan, membangun budaya hidup sehat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “FORNAS tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga ruang untuk menghidupkan semangat gotong royong dan menumbuhkan ekonomi kreatif,” ujar AHY.
Ajang dua tahunan ini diikuti lebih dari 19.000 peserta dari 73 Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (Inorga), serta diproyeksikan menciptakan dampak ekonomi sebesar Rp800 miliar dan menyerap 9.500 tenaga kerja lokal.
Ny. Marlina Usman menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para atlet Aceh serta berharap mereka dapat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. “Kami datang membawa semangat masyarakat Aceh. Menang atau kalah bukan soal, yang penting atlet Aceh tampil dengan semangat, gembira, dan menjaga kehormatan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjaga kekompakan dan menjadikan FORNAS VIII sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan antar daerah.












