Relawan Aceh Menguatkan Pemulihan Pascabencana, TP PKK Apresiasi

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir mengapresiasi kinerja relawan lintas organisasi yang terus bekerja membantu warga terdampak banjir dan longsor di 18 kabupaten/kota Aceh serta mendorong percepatan pemulihan.

 

 

Banda Aceh — Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para relawan yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat bencana di Aceh sejak akhir November lalu. Dukungan tanpa henti dari relawan lintas organisasi dinilai memainkan peran penting dalam membantu masyarakat di daerah terdampak banjir dan longsor di 18 kabupaten/kota.

Apresiasi tersebut disampaikan Marlina, yang akrab disapa Kak Na, usai melepas keberangkatan relawan Forum Bersama (Forbes) Relawan Aceh menuju Kecamatan Ketol serta Beutong Ateuh Beunggalag. Pelepasan relawan dilaksanakan di halaman depan Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2025).

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada seluruh relawan lintas organisasi, lembaga, unsur masyarakat sipil, serta semua pihak yang telah berkolaborasi membantu masyarakat terdampak bencana di 18 kabupaten dan kota di Aceh,” ujar Kak Na.

Menurutnya, kehadiran relawan di tengah masyarakat terdampak bencana tidak hanya menghadirkan bantuan fisik, tetapi juga menjadi penguat mental bagi para penyintas. Mereka merasa tidak sendiri, karena banyak pihak menunjukkan empati dan kepedulian atas musibah yang dialami.

“Kehadiran relawan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita. Mereka mengetahui bahwa ada banyak pihak yang peduli, berempati, dan ikut merasakan duka atas bencana yang menimpa,” kata Kak Na.

Ia juga berpesan agar para relawan tetap menjaga keselamatan selama bertugas. Kondisi medan di lokasi bencana memerlukan kewaspadaan, sementara kesehatan menjadi modal penting untuk terus memberikan layanan kemanusiaan.

Kak Na menyebutkan, keberangkatan tim kali ini merupakan gelombang ke-14 Forbes Relawan Aceh menuju wilayah terdampak. Selain membawa bantuan pangan dan obat-obatan, tim juga menyertakan petugas trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis, terutama bagi anak-anak.

BACA JUGA  Bank Aceh Waspadai Penipuan Digital Berkedok Undian Hadiah

“Ini adalah keberangkatan ke-14 Forbes Relawan Aceh ke lokasi bencana. Insya Allah, dengan keterlibatan relawan dan dukungan semua pihak, Aceh akan pulih lebih cepat,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses pemulihan pascabencana masih panjang. Namun, semangat kebersamaan dan gerakan gotong royong menjadi kunci percepatan pemulihan.

“Kerja-kerja kita masih panjang. Dengan semangat meuseuraya, dengan gerak bersama semua pihak, Insya Allah berbagai program pemulihan dapat berjalan baik dan berhasil,” kata Kak Na.

Sebelumnya, Ketua Forbes Relawan Aceh, Togam, menjelaskan bahwa tim gelombang ke-14 akan bertolak ke Kecamatan Ketol dan Beutong Ateuh Beunggala. Mereka akan menyalurkan paket ibadah, paket keluarga, layanan pengobatan, serta program trauma healing bagi anak-anak.

“Ini merupakan keberangkatan ke-14 Forbes Relawan Aceh. Kami siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh dalam upaya pemulihan pascabencana,” ujar Togam.

Relawan Aceh dipandang sebagai salah satu kekuatan utama dalam penanganan bencana alam di Aceh. Kolaborasi pemerintah daerah, komunitas, dan jaringan relawan dinilai mampu mempercepat pemulihan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, serta pemulihan psikososial masyarakat terdampak.

Dengan dukungan berkelanjutan dari para relawan, diharapkan proses pemulihan Aceh pascabanjir dan longsor dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga yang terdampak.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *