M. Nasir memastikan program ASN Relawan Pemerintah Aceh mempercepat pemulihan fasilitas publik pascabanjir.
Meureudu – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, memantau langsung sejumlah titik lokasi bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, sekaligus memastikan pelaksanaan program ASN Relawan Pemerintah Aceh berjalan optimal dan tepat sasaran, Senin (29/12).
Sekda Aceh mengawali kunjungan kerjanya di Kabupaten Pidie Jaya dengan meninjau keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikerahkan sebagai relawan untuk membersihkan fasilitas publik yang terdampak banjir. Sejumlah lokasi menjadi fokus kegiatan relawan ASN, di antaranya tempat ibadah serta lingkungan SD Negeri 2 Meurah Dua di Gampong Meunasah Jurong, Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan pembersihan fasilitas publik oleh ASN Relawan Pemerintah Aceh tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 29–30 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir. Pemerintah Aceh menargetkan fasilitas umum, khususnya sarana ibadah dan pendidikan, dapat segera kembali difungsikan untuk melayani masyarakat.
Usai meninjau langsung aksi relawan ASN di Pidie Jaya, Sekda Aceh melanjutkan kunjungan lapangan ke kawasan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen. Di daerah tersebut, M. Nasir memantau sejumlah titik terdampak banjir, antara lain rumah sekolah, puskesmas, hingga kantor camat, yang menjadi prioritas pemulihan layanan publik.
“Terima kasih atas semangat dan kerja kerasnya. Semoga teman-teman relawan ASN Pemerintah Aceh selalu dalam kondisi fit, sehingga tugas mulia ini dapat kita selesaikan dengan baik,” ujar M. Nasir saat menyemangati para relawan di lapangan.
Program ASN Relawan Pemerintah Aceh dibentuk untuk disebar ke seluruh wilayah yang terdampak bencana di Aceh. Program ini bertujuan membantu masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan fungsi layanan publik pascabencana banjir, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dalam waktu sesingkat mungkin.
Dalam peninjauan tersebut, Sekda Aceh turut didampingi Asisten I Sekda Aceh serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi bentuk dukungan langsung pemerintah terhadap para relawan dan masyarakat terdampak.
Rangkaian peninjauan lapangan oleh Sekda Aceh dimulai dari Kabupaten Pidie Jaya dan direncanakan berakhir di Aceh Tamiang. Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan respons penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan di seluruh wilayah terdampak banjir.












