SK Hynix Tanam Modal Besar Garap AI

Raksasa memori Korea Selatan, SK Hynix, membentuk perusahaan AI berbasis Amerika Serikat dengan investasi awal minimal US$10 miliar.

 

 

Jakarta — Raksasa memori asal Korea Selatan, SK Hynix, mengumumkan rencana pendirian perusahaan baru berbasis di Amerika Serikat yang akan berfokus pada pengembangan solusi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Perusahaan tersebut akan didukung investasi awal sedikitnya 10 miliar dollar AS sebagai bagian dari strategi jangka panjang memanfaatkan pertumbuhan pesat industri AI global.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Rabu (waktu setempat), SK Hynix menyebut entitas baru itu untuk sementara dinamai “AI Company” atau “AI Co.”. Perusahaan ini akan berperan sebagai pusat strategi AI SK Group sekaligus menjadi motor percepatan adopsi dan komersialisasi teknologi AI di pasar internasional.

Langkah ini menegaskan posisi SK Hynix investasi AI sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan. Dalam beberapa tahun terakhir, SK Hynix memang muncul sebagai pemain kunci industri AI berkat kepemimpinannya dalam pengembangan high bandwidth memory (HBM), jenis chip memori berkecepatan tinggi yang banyak digunakan dalam prosesor AI, termasuk pada produk Nvidia.

Mengutip dari CNBC International, Ekspansi di Amerika Serikat dilakukan seiring meningkatnya investasi AI oleh perusahaan teknologi global, yang berdampak langsung pada melonjaknya permintaan chip memori. Untuk mendukung pembentukan AI Co., SK Hynix akan merestrukturisasi anak usahanya yang berbasis di California, Solidigm, produsen solid-state drive (SSD) untuk segmen enterprise yang didirikan pada 2021. Operasi Solidigm nantinya akan dialihkan ke entitas baru bernama Solidigm Inc.

Perusahaan menjelaskan bahwa investasi di AI Co. akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan modal dan peluang strategis. Selain itu, SK Group juga berencana melakukan investasi lanjutan di perusahaan AI Amerika Serikat guna memperkuat sinergi di antara afiliasi grup.

BACA JUGA  PK KNPI Peusangan, GPPM, dan IPNU Bireuen Gelar Donor Darah di Depan Masjid Besar Peusangan

Pengumuman tersebut datang bersamaan dengan laporan kinerja kuartal keempat SK Hynix yang melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan membukukan lonjakan laba, didorong oleh kelangkaan pasokan di rantai pasok memori global yang memicu kenaikan harga. Kondisi tersebut semakin memperkuat keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang industri AI.

Untuk menangkap momentum tersebut, SK Hynix investasi AI juga diwujudkan melalui percepatan belanja modal. Perusahaan sebelumnya telah berkomitmen hampir 13 miliar dollar AS untuk membangun fasilitas pengemasan chip canggih di Korea Selatan, yang akan mendukung produksi komponen AI berperforma tinggi.

Rencana pendirian entitas AI di AS sejalan dengan kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mendorong produsen semikonduktor global untuk berinvestasi secara signifikan di dalam negeri. SK Hynix sendiri saat ini tengah membangun fasilitas fabrikasi dan pusat riset pengemasan chip canggih senilai 3,87 miliar dollar AS di Indiana, yang diumumkan pada 2024 dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 2028. Fasilitas tersebut akan memproduksi memori HBM untuk aplikasi AI.

Di sisi lain, Presiden Trump juga disebut terlibat dalam pembicaraan perdagangan dengan Korea Selatan dalam beberapa bulan terakhir. Meski sempat mengancam penerapan tarif baru, Trump menyatakan Washington akan “mencari jalan keluar” bersama Seoul, sebuah sinyal meredanya ketegangan perdagangan antara kedua negara.

Dengan kombinasi ekspansi global, investasi besar, dan penguatan teknologi inti, SK Hynix menegaskan ambisinya untuk menjadi salah satu pemain utama dalam ekosistem AI dunia.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *