Thwaites Glacier Mengancam Dunia, “Es Kiamat” Muncul

Retakan di Thwaites Glacier Meluas, Permukaan Air Laut Terancam Naik.

 

 

Jakarta – Thwaites Glacier, “Es Kiamat” di Antartika, Mengancam Puluhan Juta Manusia, Temuan terbaru dari Thwaites Glacier, lempeng es raksasa di Antartika yang dijuluki “Doomsday Glacier” atau “Es Kiamat”, kembali menimbulkan kekhawatiran global. Lempeng es ini dikenal sebagai salah satu titik paling rentan di Bumi, karena keruntuhannya berpotensi menaikkan permukaan air laut hingga 3,3 meter, menenggelamkan wilayah daratan yang dihuni puluhan juta orang.

Tim peneliti dari University of Manitoba menganalisis data satelit selama periode 2002 hingga 2022. Pengamatan mereka menunjukkan retakan di Thwaites Glacier terus melebar di sepanjang “zona pergeseran”, area kritis yang menentukan kestabilan lempeng es. “Dalam dua dekade terakhir, lempeng mengalami retakan progresif di sekitar zona pergeseran di atas pinning point [area yang menahan es runtuh], membuat strukturnya makin rentan,” tulis para peneliti dalam laporan yang dikutip Futurism.

melansir CNBC Indonesia, Data menunjukkan area retak total di Thwaites Glacier membesar dari 100 mil (161 kilometer) menjadi 200 mil (322 kilometer), meski rata-rata panjang retakan justru menurun. Fenomena ini mengindikasikan adanya tekanan baru yang terus mempengaruhi kestabilan lempeng es. Jika Thwaites Glacier runtuh, konsekuensinya akan sangat serius bagi wilayah pesisir di seluruh dunia.

Ancaman dari “Es Kiamat” tidak hanya terlihat di permukaan. Studi terbaru menunjukkan pemanasan air laut mempercepat pencairan lempeng es, termasuk Thwaites Glacier, yang bisa terjadi hanya dalam hitungan jam hingga hari. Es yang mencair menyebabkan percampuran air dingin dengan air laut hangat yang mengandung garam, menimbulkan turbulensi di samudra. Proses ini mempercepat pencairan es lebih lanjut dan dapat memicu gangguan sistem iklim global.

BACA JUGA  AS Menjauh dari PBB: Lalu Siapa Saja Anggotanya?

Para ilmuwan menekankan pentingnya pemantauan terus-menerus terhadap Thwaites Glacier. Lempeng es ini merupakan indikator penting perubahan iklim global karena setiap percepatan pencairan dapat memberikan dampak luas terhadap permukaan air laut, pola cuaca ekstrem, dan ekosistem pesisir. Thwaites Glacier kini menjadi simbol nyata kerentanan planet terhadap pemanasan global dan dampak perubahan iklim.

Situasi ini menegaskan urgensi mitigasi perubahan iklim secara global. Upaya menahan pemanasan global dan mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi langkah kritis untuk memperlambat laju pencairan Thwaites Glacier. Tanpa tindakan nyata, ancaman “Es Kiamat” akan terus membayangi puluhan juta manusia yang tinggal di wilayah pesisir di seluruh dunia.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *