Bank Aceh dan TASPEN Perkuat Layanan Dana Pensiun ASN Aceh

Kerja sama melalui PKS Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun diharapkan meningkatkan kualitas layanan dan manfaat bagi 45.688 pensiunan di Aceh.

 

 

 

Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah dan PT TASPEN (Persero) memperkuat kerja sama dalam pengelolaan dan pengembangan layanan dana pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunannya di Aceh.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun pada Bank Aceh, yang berlangsung di Ballroom Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (19/8/2026).

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kerja sama Bank Aceh Syariah dan TASPEN. Ia berharap kolaborasi kedua lembaga terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi para pensiunan di Aceh.

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, M. Hendra Supardi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan Bank Aceh bagi peserta pensiun sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan pembayaran manfaat pensiun.

Menurut Hendra, Bank Aceh sebelumnya telah menandatangani perpanjangan PKS dengan TASPEN pada Mei 2026 terkait layanan Tabungan Hari Tua (THT), pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

Dalam evaluasi kerja sama tersebut, Bank Aceh memperoleh predikat Sangat Baik.

Hendra menyebutkan, hingga Agustus 2026, Bank Aceh dipercaya mengelola pembayaran pensiun bagi 45.688 pensiunan melalui empat Kantor Cabang Koordinator, yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, dan Jakarta.

Untuk mendukung kelancaran layanan, Bank Aceh memastikan berbagai administrasi dan pelaporan, termasuk Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTB), Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), otentikasi, serta laporan pendukung lainnya, diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan yang ditetapkan TASPEN.

BACA JUGA  Wagub Aceh Ajak Mahasiswa Yogyakarta Bangun Daerah

Selain pembayaran pensiun, Bank Aceh turut meningkatkan kualitas layanan melalui keterlibatan dalam kegiatan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi calon pensiunan di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dukungan PT TASPEN Cabang Banda Aceh dan Lhokseumawe.

Pada Juni 2026, Bank Aceh juga menggelar sosialisasi ketetapan serta pelatihan dan sertifikasi Office Channeling Mitra Bayar bagi supervisor dan petugas khusus di jaringan kantor cabang Bank Aceh.

Dorong Pemberdayaan Pensiunan

Hendra mengatakan, komitmen Bank Aceh tidak berhenti pada layanan pembayaran pensiun. Bank Aceh juga berupaya mendorong pemberdayaan para pensiunan, antara lain melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut dia, pemberdayaan tersebut penting agar para pensiunan tetap memiliki ruang untuk beraktivitas secara produktif sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Bank Aceh, kata Hendra, juga siap memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan BUP bersama TASPEN.

Ia berharap PKS mengenai Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun dapat semakin memperkuat sinergi kedua lembaga, sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan manfaat yang diterima para pensiunan.

Perluas Sinergi Kelembagaan

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan penguatan kerja sama dengan TASPEN merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Sebagai bank milik Pemerintah Aceh, kata Fadhil, Bank Aceh memiliki peran strategis dalam membangun sinergi dengan berbagai lembaga untuk mendukung program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bank Aceh menyambut baik penguatan kerja sama dengan TASPEN ini. Kami melihat masih banyak ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan, sehingga hubungan kedua lembaga ini dapat memberikan manfaat yang semakin luas,” ujar Fadhil.

BACA JUGA  SBY Siap Dampingi Aceh Revisi UUPA

Ia berharap sinergi Bank Aceh dan TASPEN dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Wagub Minta Zakat TASPEN Disalurkan melalui Baitul Mal

Dalam kesempatan tersebut, Fadhlullah juga meminta TASPEN turut mendukung pengelolaan zakat di Aceh dengan menyalurkannya melalui Baitul Mal Aceh.

“Kami minta TASPEN juga menyalurkan zakatnya lewat Baitul Mal Aceh,” kata Fadhlullah.

Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam, termasuk dalam pengelolaan zakat. Karena itu, ia berharap lembaga maupun perusahaan yang beraktivitas di Aceh dapat mendukung mekanisme pengelolaan zakat melalui lembaga resmi di daerah.

Fadhlullah juga mengatakan dirinya memiliki pengalaman dalam mengawal kinerja TASPEN ketika masih menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI.

“Dulu saat di DPR RI, tugas saya termasuk yang mengawal kinerja lembaga TASPEN,” ujarnya.

Penguatan kerja sama Bank Aceh dan TASPEN diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi ASN dan pensiunan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi baru yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *