Bupati Aceh Besar meminta pemerintah segera mempercepat pembayaran pembebasan lahan proyek SPAM Regional Leupung.
Kota Jantho — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau Syech Muharram meminta Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Pusat mempercepat proses pembayaran pembebasan lahan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Aceh Besar–Banda Aceh di Kecamatan Leupung.
Permintaan tersebut disampaikan Syech Muharram saat mengikuti rapat melalui zoom meeting bersama Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum terkait percepatan pembangunan SPAM Regional Leupung di Aula PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, pembangunan SPAM Regional Leupung merupakan proyek strategis yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Aceh Besar dan Kota Banda Aceh yang terus meningkat setiap tahun.
“Kami meminta agar proses pembebasan lahan masyarakat ini bisa dilakukan dengan cepat, karena selama ini kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan masyarakat sangat antusias mendukung rencana pembangunan ini,” ujar Syech Muharram.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar selama ini telah melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat terkait rencana pembangunan SPAM tersebut. Hasilnya, masyarakat di kawasan terdampak pembangunan memberikan dukungan positif terhadap proyek penyediaan air bersih tersebut.
Syech Muharram menilai percepatan pembayaran pembebasan lahan menjadi langkah penting agar tahapan pembangunan tidak mengalami hambatan di lapangan.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Pemerintah Kota Banda Aceh, kata dia, siap mendukung proses pembebasan lahan apabila masih dibutuhkan tambahan anggaran untuk penyelesaian pembayaran kepada masyarakat.
“Pada pertemuan sebelumnya, kami Pemerintah Aceh Besar bersama Pemerintah Banda Aceh, dengan Pak Sekda Banda Aceh saat di Leupung kemarin, kita komitmen menyelesaikan pembayaran untuk pembebasan lahan lanjutan,” tegasnya.
Pembangunan SPAM Regional Leupung diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang terhadap kebutuhan air bersih masyarakat, terutama di wilayah perkotaan yang mengalami peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan dasar setiap tahunnya.
Kegiatan tersebut turut diikuti Plt Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya, Anggota Komisi V DPR RI Ghufran, Kepala Dinas Perkim Aceh, perwakilan Pemerintah Kota Banda Aceh, serta jajaran Direksi PDAM Tirta Mountala Aceh Besar.
Pemerintah Aceh Besar berharap pembangunan SPAM Regional dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat segera merasakan manfaat layanan air bersih yang lebih optimal, berkelanjutan, dan merata.













