PT Wajib Usaha Mix menyalurkan alat berat dan dump truck untuk mempercepat pemulihan pascabanjir di Pidie Jaya.
Aceh Besar — PT Wajib Usaha Mix yang bermarkas di Aceh Besar kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor dengan menyalurkan bantuan alat berat dan dump truck untuk mendukung proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Wajib Usaha Mix, Sanusi Yahlem WU, yang didampingi Koordinator Majelis Tastafi Pusat Masjid Raya Baiturrahman, Marwan Yusuf. Sanusi menjelaskan, alat berat dan dump truck itu difokuskan untuk kegiatan pembersihan masjid, dayah, sekolah, serta rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur akibat banjir.
Sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Sanusi Yahlem WU turut mengantar langsung alat berat ke lokasi terdampak di Pidie Jaya pada Kamis (1/1/2026), guna memastikan seluruh proses pembersihan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan kami untuk mempercepat pemulihan pascabanjir, sekaligus meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat yang terdampak,” ujar Sanusi.
Ia berharap keberadaan alat berat dan dump truck tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membersihkan rumah ibadah, fasilitas umum, serta lingkungan permukiman warga agar dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Sebelumnya, Bupati Pidie Jaya, H. Syibral Malasyi, MA, telah menggelar pertemuan khusus dengan Direktur Utama PT Wajib Usaha Mix di Banda Aceh. Pertemuan tersebut membahas dukungan perusahaan dalam penyediaan alat berat dan dump truck untuk membantu pembersihan fasilitas umum pascabencana banjir di wilayah Pidie Jaya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pidie Jaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian PT Wajib Usaha Mix. Menurutnya, kontribusi dunia usaha sangat membantu upaya pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemulihan pascabanjir.
Penyerahan bantuan alat berat dan dump truck tersebut turut disaksikan oleh Dandim 0102/Pidie Jaya Letkol Inf Abdul Hadi, Sekretaris Daerah Pidie Jaya Dr. Anwar Ibrahim, Ketua HUDA Aceh Tgk. H. Anwar Usman, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Pidie Jaya, Dahlan.












