FKIJK Aceh Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang

Program FKIJK Aceh Peduli libatkan kolaborasi lintas provinsi untuk mendukung renovasi Masjid Syuhada di Aceh Tamiang.

 

 

Kuala Simpang — Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh menyerahkan bantuan renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang melalui program FKIJK Aceh Peduli, Kamis (5/3). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sektor jasa keuangan dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Bantuan yang dihimpun melalui kolaborasi lintas daerah itu menegaskan bahwa industri jasa keuangan tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong.

Program FKIJK Aceh Peduli untuk renovasi Masjid Syuhada melibatkan sejumlah entitas sektor jasa keuangan dari berbagai provinsi, yakni FKIJK Kalimantan Selatan, FKIJK Sumatera Selatan, FKIJK Solo Raya, serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalimantan Selatan. Sinergi tersebut mencerminkan solidaritas antar pelaku industri keuangan yang melampaui batas wilayah administratif.

Ketua FKIJK Aceh Fadhil Ilyas, yang juga Direktur Utama Bank Aceh Syariah, mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan simbol ukhuwah dan kebersamaan antar daerah.

“Renovasi Masjid Syuhada ini adalah simbol kuat dari ukhuwah islamiyah dan solidaritas nasional. Rekan-rekan industri jasa keuangan dari Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Solo Raya menunjukkan bahwa niat baik untuk membantu sesama tidak terhalang jarak dan batas geografis. Kami merasa terhormat dapat memfasilitasi amanah ini melalui program FKIJK Aceh Peduli,” ujar Fadhil.

Pembina FKIJK Aceh sekaligus Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Daddi Peryoga, menegaskan bahwa keberadaan sektor jasa keuangan harus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial.

BACA JUGA  Rumah Selebriti Hangus Terbakar di Los Angeles

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Renovasi Masjid Syuhada menjadi bukti bahwa industri jasa keuangan memiliki kepedulian yang melampaui batas wilayah operasionalnya. Sinergi ini menunjukkan visi yang sama dalam membangun umat. Semoga fasilitas masjid yang lebih baik dapat meningkatkan kekhusyukan ibadah sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat Aceh Tamiang,” kata Daddi.

Seremoni penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan daerah serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran unsur pemerintah daerah dinilai memperkuat kolaborasi antara sektor jasa keuangan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, Ketua MPU Aceh Tamiang Syahrizal Darwis, Wakil Ketua I FKIJK Aceh Thasrif Murhadi, serta jajaran pengurus FKIJK Aceh.

Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh FKIJK Aceh dan para donatur lintas provinsi.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian yang diberikan. Semoga langkah ini menjadi inspirasi untuk memperluas kolaborasi dalam membangun daerah dan memperkuat kebersamaan antar elemen masyarakat,” ujarnya.

Renovasi Masjid Syuhada melalui program FKIJK Aceh Peduli menjadi bukti bahwa sektor jasa keuangan dapat berperan sebagai kekuatan sosial yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga dalam memperkokoh nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *